Gedebage Jazz Festival Internasional 2026 Hadirkan Musisi Kelas Dunia

SERBA BANDUNG – Gedebage Jazz Festival Internasional 2026 kembali digelar mengusung tema “Jazz People and Harmony”, berlangsung pada 25–28 Juni 2026 di kawasan Summarecon Bandung.

Gedebage Jazz Festival Internasional 2026 diusung sebagai salah satu agenda musik terbesar di Kota Bandung, tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat dari berbagai daerah dan latar belakang.

Digital Media Gedebage Jazz Festival Internasional 2026, Aidil R, menjelaskan bahwa pagelaran ini lahir dari pengalaman penyelenggaraan festival pada tahun-tahun sebelumnya yang selalu menjadi tempat berkumpulnya berbagai komunitas dan penikmat musik.

“Event ini menjadi ruang berkumpulnya masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya, bahkan banyak juga yang datang dari luar kota. Di sini menjadi ruang pertemuan, ruang diskusi, sekaligus ruang menikmati alunan musik jazz bersama-sama dalam satu event,” kata Aidil, dalam TIC Talk Time di Radio Sonata, Senin, 15 Juni 2026.

Penyelenggaraan tahun ini, menurut Aidil, menghadirkan berbagai inovasi baru, terutama melalui kolaborasi lintas genre dan lintas budaya yang melibatkan musisi lokal, nasional, hingga internasional.

Baca juga; Reaktivasi Bandara Husein Bandung Mendekati Kenyataan

Sementara itu, Koordinator Event Gedebage Jazz Festival Internasional 2026, Devi Anindita, mengatakan penggunaan nama “Gedebage” merupakan bagian dari upaya memperkenalkan wajah baru kawasan tersebut kepada masyarakat luas.

Menurut Devi, selama ini Gedebage kerap dilekatkan dengan berbagai stereotip tertentu. Oleh karena itu, festival ini ingin menunjukkan bahwa kawasan Gedebage kini berkembang menjadi salah satu destinasi baru yang menarik di Kota Bandung.

“Kami bangga menggunakan nama Gedebage. Melalui festival ini kami ingin menunjukkan bahwa Gedebage kini sudah berkembang dan memiliki kawasan yang nyaman untuk dikunjungi. Orang dapat menikmati suasana, kawasannya, hingga berbagai fasilitas yang ada di dalamnya,” ujar Devi.

Ia menambahkan bahwa festival ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan budaya lokal.

Berbagai kolaborasi unik telah disiapkan, termasuk mempertemukan musisi tradisional dengan musisi nasional maupun internasional dalam satu panggung.

Salah satu kolaborasi yang akan ditampilkan adalah Saung Angklung Udjo bersama Barry Likumahuwa & The Rhythm Service.

Selain itu, KLCBS Project juga akan berkolaborasi dengan musisi internasional Julian Chan dan Andrea Cui. Penonton juga akan disuguhkan penampilan Syaharani bersama Bandung Jazz Orchestra yang dikenal aktif tampil di berbagai panggung internasional.

Tak hanya hiburan musik, Gedebage Jazz Festival Internasional 2026 juga menghadirkan Music Market yang melibatkan berbagai pelaku industri musik lokal. Beragam produk dan alat musik karya pelaku usaha lokal akan dipamerkan sebagai bagian dari rangkaian festival.

Baca juga: PT Fauna Land Ancol Terpilih sebagai Pengelola Baru Kebun Binatang Bandung

Melalui konsep kolaborasi, budaya, dan kebersamaan, Gedebage Jazz Festival Internasional 2026 diharapkan mampu menjadi ajang yang memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif sekaligus destinasi penyelenggaraan festival musik bertaraf internasional.

Berikut program-program di seluruh lokasi:

Pasar Musik (Atrium Ciunik, Koridor Ageung & Geulis) – 25–28 Juni | Masuk Gratis

Pojok Jazz Langsung (Panggung Cionik & Panggung Downtown Walk) – 25–28 Juni | Masuk Gratis

Pertunjukan Spesial (Panggung Sawarga Courtyard) – 27–28 Juni | Acara Berbayar

Tiket yang tersedia terdiri dari 4 kategori: Jazz Front Row, VIP A, VIP B, VIP C, Festival dan VIP Balkon (Include dinner package)

Tiket resmi hanya dapat dibeli melalui Loket.com dan offline booth Gedebage Jazz Festival di Downtown Walk, Summarecon Mall Bandung.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat melalui Instagram Summarecon Mall Bandung di @summareconmall.bandung.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *