Lion Group akan Menjadi Salah Satu Maskapai yang Melayani Penerbangan dari Bandara Husein

SERBA BANDUNG – Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro, memastikan Lion Group akan menjadi salah satu maskapai yang kembali melayani penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara.

Mulai 6 Agustus 2026, Wings Air akan membuka rute penerbangan Bandung–Bandar Lampung sebanyak tiga kali dalam sepekan menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

Selanjutnya, pada 7 Agustus 2026, Wings Air juga membuka rute langsung Bandung–Palembang.

Menurut Danang, kedua rute tersebut dipilih berdasarkan hasil studi kelayakan yang mempertimbangkan kebutuhan perjalanan masyarakat.

Baca juga: Asia Africa Festival 2026 Mencatat Total Kunjungan Mencapai 259 Ribu Orang Lebih

“Rute ini kami siapkan untuk mendukung perjalanan wisata, bisnis, pendidikan, maupun perjalanan dinas antara Jawa Barat dan Sumatera bagian selatan,” kata Danang kepada media, di Pendopo Kota Bandung, Selasa, 14 Juli 2026.

Selain melayani penerbangan langsung, Wings Air juga menghadirkan konektivitas lanjutan. Dari Lampung, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju Batam, sedangkan melalui Palembang tersedia koneksi menuju Pangkalpinang, Belitung, Batam, hingga Medan.

Tak hanya itu, Lion Group melalui Super Air Jet juga tengah mempersiapkan delapan rute baru dari Bandara Husein Sastranegara menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 kursi.

Delapan kota yang diproyeksikan akan dilayani meliputi Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Denpasar. Seluruh rute tersebut masih menunggu proses perizinan dari regulator penerbangan.

Baca juga: Reaktivasi Bandara Husein: Enam Maskapai Ajukan Buka Rute Domestik dan Internasional

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan kesiapan menyambut reaktivasi Bandara Husein Sastranegara.

Sejumlah persiapan telah dirampungkan, mulai dari rekayasa lalu lintas, peningkatan penerangan jalan, penataan akses keluar masuk bandara, hingga perbaikan infrastruktur penunjang untuk mendukung kembali beroperasinya bandara tersebut.

Farhan mengatakan, berbagai pekerjaan sipil yang menjadi kewenangan pemerintah daerah juga telah dirampungkan. Mulai dari pelapisan ulang jalan, penataan akses masuk dan keluar bandara, hingga area pick up dan drop off kini telah siap digunakan.

“Semua pekerjaan sipil sudah dirapikan, termasuk akses menuju bandara dan area penjemputan maupun pengantaran penumpang,” kata Farhan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *