Jalur Utama Bandung-Garut Diberlakun Sistem Satu Arah

SERBA BANDUNG – Guna mengantisipasi kepadatan arus kendaraan pada puncak libur panjang akhir pekan dan menjelang Imlek, Minggu 15 Februari 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut menerapkan sistem satu arah (one way) untuk menguras volume kendaraan yang mengalir deras dari arah destinasi wisata dan perkotaan Garut menuju arah Bandung.
“Langkah tersebut diambil setelah terpantau adanya kepadatan kendaraan sepanjang kurang lebih 5 kilometer,” kata Kanit Turjagwali Satlantas Polres Garut, Ipda M. Adi Kurniawan.
Adi menyebut kondisi ini dipicu oleh tingginya antusiasme masyarakat yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk berwisata maupun berziarah di wilayah Garut.
Guna memastikan kelancaran lalu lintas, Polres Garut menjalankan strategi pengurasan arus dari arah Garut menuju Bandung.
Dalam pelaksanaannya, polisi melakukan pengaturan ketat di setiap titik hambat agar antrean kendaraan tidak terkunci dan tetap bergerak mengalir.
Baca juga: Pemprov Jabar akan Tanggung Iuran BPJS PBI yang Di Nonaktifkan Kemensos
“Telah terjadi kemeriahan arus sepanjang 5 km, namun saat ini sudah berhasil kami urai melalui Cara Bertindak (CB) pengurasan dengan sistem satu arah,” ujar Adi.
Selain memberlakukan one way, menurut Adi, Polres Garut juga menerapkan rekayasa lalu lintas bagi kendaraan yang datang dari arah sebaliknya (Bandung menuju Garut). Kendaraan tersebut dialihkan melalui jalur lingkar Kadungora maupun lingkar Leles untuk menghindari penumpukan di jalur utama.
Selain itu, arus dari arah Bandung juga diarahkan melintasi Jalan KH Anwar Musaddad menuju Jalan Suherman untuk memasuki kawasan perkotaan Garut.
Untuk menjamin kelancaran skema ini, sejumlah personel telah disiagakan secara tersebar di beberapa lokasi strategis, antara lain Kawasan Tarogong Kaler, Area Tutugan Leles dan Kecamatan Kadungora hingga perbatasan wilayah Bandung.
Baca juga: Farhan: Masyarakat Agar Lebih Berhati-hati Sebelum Melakukan Transaksi Pemesanan Kamar Hotel
Selama pemberlakuan sistem satu arah di jalan utama Garut-Bandung, jajaran kepolisian melakukan penjagaan dan penutupan sementara di setiap persimpangan jalan.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kendaraan dari jalur lingkungan memotong arus utama, sehingga aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas tetap terjaga secara optimal.
Dengan sisten satu arah ini, pihak Polres Garut berharap dapat terus menjaga stabilitas arus lalu lintas di wilayah Priangan Timur, terutama selama periode libur panjang yang identik dengan peningkatan aktivitas mobilitas masyarakat.***
