KPK OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Miliki Harta Senilai Rp86,7 Miliar

SERBA BANDUNG – KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam operasi tangkap tangan (OTT) ) di Jawa Tengah pada Selasa 3 Maret 2026.

Hal itu, diungkapkan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa. “Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya Bupati,” kata Budi Prasetyo.

Budi menyebut, KPK membawa Fadia dan sejumlah pihak ke Gedung Merah Putih, Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, sejauh ini Budi belum mengungkapkan secara rinci perkara ini. Ia juga belum mengungkapkan jenis barang bukti yang diamankan KPK dalam operasi senyap tersebut.

Baca juga: Resbob Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Penghinaan Suku Sunda dan Bobotoh Viking

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT. Saat ini, para pihak yang terjaring OTT masih berstatus sebagai terperiksa.

Harta Fadia Arafiq Senilai Rp86,7 Miliar

Kini publik menyoroti rincian harta Fadia Arafiq senilai R 86,7 miliar. Harta dan aset mewah tersebut dilaporkan tersebar luas dari Jakarta hingga Badung, Bali.

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2023 yang disetorkan pada Maret 2024, total kekayaan bersih Fadia mencapai Rp86.703.030.547.

Angka ini merupakan nilai setelah dikurangi utang sebesar Rp2,6 miliar.

Baca juga: Dana BOS Ditilep, Kepala Sekolah Ditetapkan Jadi Tersangka

Berikut adalah rincian aset yang dimiliki oleh putri pedangdut legendaris A. Rafiq tersebut:

Aset Properti (Tanah dan Bangunan):

Komponen terbesar dari kekayaannya berasal dari sektor properti dengan total nilai mencapai Rp74,29 miliar.

Menariknya, aset ini tidak hanya berada di Jawa Tengah, tetapi tersebar di lokasi-lokasi strategis di Pekalongan, Semarang, Jakarta, Depok, Bogor, dan Badung, Bali.

Koleksi Kendaraan dan Kas:

Fadia juga melaporkan kepemilikan alat transportasi senilai Rp 1,18 miliar, yang terdiri atas:

Toyota Alphard 2.4 A/T (2018): Rp980.000.000.

Hyundai Minibus (2013): Rp200.000.000.

Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 3,02 miliar serta aset berupa kas dan setara kas yang jumlahnya cukup fantastis, yakni Rp 10,89 miliar.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *