LAPANGAN untuk berolahraga di Kota Bandung banyak pilihan. Salah satu yang menjadi favorit adalah di Lapangan Sabuga (Sasana Budaya Ganesa). Lapangan ini terletak di Jalan Tamansari yang masih satu kompleks dengan Gedung Sabuga. Tidak jauh dari Kampus ITB. Berada di kawasan hutan kota Babakan SIliwangi.
Setiap hari, terutama pagi dan sore ketika hari libur selalu dipenuhi orang berolahraga. Mereka ada yang berjoging. Melenturkan badan, atau bermain sepak bola. Yang datang ke sini dari berbagai kalangan, dan dari berbagai usia.
Pusat sarana olahraga di sini termasuk yang paling komplet selain di Kompleks Sarana Olahraga di Pajajaran. Selain terdapat lapangan sepak bola berukuran standar yang dikelilingi lintasan lari, di Lapangan Sabuga terdapat lapangan bola basket, lapangan bola voli, dan lapangan tenis.
Di sini juga terdapat kolam renang di lantai dua yang menyediakan papan loncat indah. Tarif masuk ke Sabuga cukup murah, yaitu tarif Rp 12.000 pada hari biasa dan Rp 15.000 pada akhir pekan. Harga tersebut belum tentu sama dengan yang diterapkan karena pengelola bisa saja mengubah harga tiket tersebut setiap saat.
Oleh ITB fasilitas olahraga tersebut digunakan terutama untuk program kegiatan kurikuler, yaitu perkuliahan Olahraga Mahasiswa TPB ITB selama 2 semester dalam tiap tahunnya.
Fasilitas tersebut juga dimanfaatkan untuk pelaksanaan kegiatan lain, seperti: Sekolah Sepakbola, Kursus Tenis, Jogging Klub, Kursus Renang, Penyemaian Rumput, Fitness Center dan program lainnya.
Lapangan Sabuga Tempat Berlatih Tim Sepak Bola
Lapangan Sabuga sering digunakan untuk berlatih tim sepak bola peserta Liga Super Indonesia. Persib, Pelita Bansung Raya, dan tim tamu yang melawat ke Kota Bandung pernah menggunakan lapang ini untuk berlatih.
Di laman dishut.jabarprov.go.id Cece Hidayat Padmadinata, tokoh sunda, mengatakan bahwa Sabuga masih bagian dari Babakan Siliwangi yang memiliki luas keseluruhan 111.000 meter per segi. Sabuga sendiri menempati lahan kurang lebih 7,2 hektare yang pengelolaannya dilakukan ITB. *