Padel Perpaduan Tenis dan Squash Makin Digemari di Indonesia, Cek Lapangan Padel Bandung di Sini!

SERBA BANDUNG – Olah raga Padel perpaduan Tenis dan Squash, akhir-akhir ini semakin digemari di Indonesia, terbukti banyak bermunculannya komunitas dan lapangan Padel yang dibuka untuk umum di Kota-kota besar di Indonesia.

Beberapa selebriti Indonesia yang menyukai olahraga padel antara lain adalah Luna Maya, Wulan Guritno, Aurel Hermansyah, Nagita Slavina, Mahalini, dan Anya Geraldine. 

Selain itu, ada juga Rizky Febian, Rezky Aditya, dan Citra Kirana yang terlihat bermain padel bersama.

Ini menunjukan bahwa olahraga padel memang sedang menjadi tren di kalangan selebriti Indonesia, dengan banyak yang membagikan momen bermain mereka di media sosial. 

Olah raga Padel pada awalnya tumbuh di Meksiko. Diciptakan oleh Enrique Corcuera di Acapulco pada tahun 1969, dengan memodifikasi lapangan tenis yang dimilikinya. Kemudian, olahraga ini menyebar ke Spanyol dan menjadi sangat populer, lalu menyebar ke seluruh dunia. 

Baca juga: Veda Pratama Selebrasi Pacu Jalur Usai Menangkan Red Bull Rookies Cup Jerman 2025

Tidak dipungkiri, padel kini telah menjelma menjadi fenomena olahraga global yang terus berkembang.

Padel adalah olahraga raket yang dimainkan ganda di lapangan yang dikelilingi oleh dinding kaca dan pagar kawat. Aturan dasarnya mirip dengan tenis, tetapi ada beberapa perbedaan kunci, termasuk penggunaan dinding dan cara servis dilakukan. 

Raket padel berbeda dari raket tenis karena tidak memiliki senar dan memiliki permukaan berlubang, serta ukurannya lebih kecil dan beratnya bervariasi, dirancang untuk kontrol dan manuver dalam permainan cepat./IG @aabumotoo

Aturan Dasar Padel:

Servis:

Servis dilakukan di bawah lengan (underarm) dan bola harus memantul sekali di area servis lawan sebelum dipukul. 

Penggunaan Dinding:

Dinding di sekeliling lapangan dapat digunakan untuk memantulkan bola kembali ke lapangan lawan. 

Pantulan Bola:

Bola hanya boleh memantul sekali di lantai sebelum dikembalikan. Setelah memantul sekali di lantai, bola bisa mengenai dinding sebelum dipukul kembali, tetapi tidak boleh langsung mengenai dinding lawan tanpa memantul di lantai terlebih dahulu. 

Poin:

Sistem poin sama dengan tenis (15, 30, 40, game). Jika skor mencapai 40-40 (deuce), sistem poin “advantage” berlaku untuk menentukan pemenang game. 

Kesalahan:

Kesalahan meliputi bola memantul dua kali di lapangan sendiri, bola mengenai pemain atau pakaian, atau bola keluar lapangan. 

Dengan memahami aturan dasar ini, Anda dapat mulai menikmati permainan padel yang seru dan menantang. 

Dikutip dari laman tripzilla.id, berikut rekomendasi lapangan padel di Bandung yang wajib kamu kunjungi:

  1. Padel Hill yang berkonsep semi outdoor dengan angin sepoi-spoi

Berada di kawasan Dago Pakar membuat Padel Hill dikenal dengan cuacanya yang sejuk. Kamu bisa menikmati hari liburmu dengan bermain di lapangan padel populer ini yang memiliki 4 lapangan semi outdoor.

Rasakan serunya bermain dengan sejuknya udara dan angin yang sepoi-sepoi. Bagi para pemula kamu tak perlu khawatir karena mereka juga menyediakan sewa peralatan padel lengkap seperti raket dan bola.

Alamat: Jl. Sentra Dago Pakar Raya, Mekar Saluyu, Kec. Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Jam buka: Setiap hari, 07.00-21.00

  1. Bandung Padel Club yang menyediakan sewa raket

Bandung Padel Club menambah daftar lapangan padel baru di Bandung yang seru untuk berolahraga viral ini.

Lapangan padel ini memiliki konsep indoor atau dalam ruangan sehingga kamu tak perlu khawatir saat cuaca buruk dan hujan.

Bagi yang ingin berolahraga namun tak memiliki raket, mereka juga menyediakan sewa raket lengkap dengan bola. Tempat ini juga dikenal dengan kebersihannya sehingga meningkatkan kenyamanan.

Alamat: Jl. Raya Bojongsoang No. 69 A, Kec. Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Jam buka: Setiap hari, 06.00-23.30

  1. Padel Culture Club yang punya banyak spot foto instagramable

Bisa dibilang Padel Culture Club (PCC) menjadi salah satu lapangan padel paling instagramable di Bandung. Terdapat 1 lapangan outdoor dan 2 lapangan semi outdoor yang bisa kamu sewa.

Lapangan berwarna merah bata dengan tanaman hijau di sekitarnya adalah perpaduan yang apik. Di pinggir lapangan terdapat spot duduk dan kafe yang punya konsep keren yang seringkali jadi spot foto favorit.

Alamat: Jl. Karang Layung No.6, Cipedes, Kec. Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat
Jam buka: Setiap hari, 06.00-21.00

  1. The Good Padel Club Ciumbuleuit yang sejuk dikelilingi pepohonan hijau

Tak sulit menemukan lapangan padel di Bandung yang memiliki suasana sejuk dan asri. Salah satunya The Good Padel Club Ciumbuleuit, lapangan padel baru yang dikelilingi pepohonan dan tanaman hijau yang memanjakan mata. Tempat ini memiliki fasilitas lengkap seperti sewa peralatan main, toko yang menjual perlengkapan padel, hingga kamar mandi yang bersih. Setelah berolahraga, kamu bisa beristirahat dengan duduk santai di taman terbuka di bawah pohon.

Alamat: Jl. Gunung Kareumbi No.3/B, Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat
Jam buka: Setiap hari, 06.00-22.00

  1. Sportive Hub, satu-satunya lapangan pink di Bandung

Sportive Hub dikenal sebagai satu-satunya lapangan padel berwarna pink di Bandung. Lokasinya strategis dengan lingkungan yang tenang membuat siapapun dapat bermain padel dengan nyaman.

Berbagai event menarik juga sering digelar di sini yang bisa kamu ikuti. Tak hanya orang dewasa, anak-anak juga bisa bermain dan mengikuti kelas Padel Kids.

Alamat: Jl. Setraduta No.66B, Ciwaruga, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat
Jam buka: Setiap hari, 06.00-23.00

  1. The Casablanca Padel Club yang dilengkapi shower room

The Casablanca Padel Club menjadi salah satu lapangan padel populer di tengah kota Bandung. Kamu bisa berolahraga di sini hingga mengikuti kelas bersama pelatih profesional.

Selain lapangan, mereka juga memiliki toko perlengkapan yang menjual raket, bola, hingga kaos olahraga. Fasilitas terbaru yang mereka tawarkan adalah adanya shower room sehingga kamu bisa mandi membersihkan diri setelah berolahraga.

Alamat: Jl. Arjuna No.46, Arjuna, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat
Jam buka: Setiap hari, 06.00-0.00

Baca juga: Marc Marquez Selebrasi Pacu Jalur usai Menangkan MotoGP Jerman 2025

  1. The Six Points Club bertema industrial yang nyaman

Dengan konsep industrial, The Six Points Club menawarkan sensasi bermain padel yang berbeda.

Tempat ini dilengkapi fasilitas yang beragam mulai dari kafe, kamar mandi bersih, hingga area belanja. Tersedia pula tempat sewa raket sehingga kamu tak perlu khawatir jika belum memilikinya. Berbagai event juga rutin digelar di sini yang bisa kamu ikuti.

Alamat: Jl. Soekarno-Hatta No.287, Situsaeur, Kec. Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat
Jam buka: Setiap hari, 06.00-00.00

  1. The Grand Central Court yang punya kafe asik untuk nongkrong

Berada di pusat kota Bandung, The Grand Central Court menambah daftar lapangan padel yang menarik untuk dikunjungi.

Lapangan padel ini baru dibuka pada akhir Juni lalu dan memiliki konsep indoor atau dalam ruangan. Lapangan berwarna merah bata ini membuat terlihat elegan. Di bagian luar terdapat kafe terbuka dengan kursi bertingkat yang dikelilingi pepohonan yang sejuk. Suasana yang tenang dan kafe yang instagramable adalah perpaduan sempurna.

Alamat: Jl. Teuku Umar No.7, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat
Jam buka: Setiap hari, 06.00-22.00

  1. Padel Co. yang akan hadir dengan jam buka hingga tengah malam

Bandung akan semakin ramai dengan hadirnya lapangan padel baru yang akan resmi dibuka pada akhir Juli mendatang di Kiara Artha Park.

Tempat ini bernama Padel Co. yang memiliki 4 lapangan padel berstandar internasional. Untuk fasilitasnya terdapat tempat belanja perlengkapan padel, kafe, hingga tempat mandi yang bersih serta modern.

Di sekitarnya terdapat taman hijau yang luas untuk berjalan-jalan dan bersantai bersama keluarga.

Alamat: Kiara Artha Park, Jl. Banten, Kebonwaru, Kec. Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat
Jam buka: Setiap hari, 06.00-00.00.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *