Sejen PBB Mengeluarkan Peringatan Perang yang Lebih Luas saat Konflik Timur Tengah

SERBA BANDUNG – Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengeluarkan peringatan keras bahwa dunia berada di ambang ‘perang yang lebih luas’ dengan implikasi global yang dahsyat.

Hal itu diutarakan Guterres kepada pers di luar Dewan Keamanan di New York, ditengah suramnya situasi Israel dan AS terus. Sementara Teheran melakukan serangan terhadap negara-negara Teluk tetangga dan mengancam kapal-kapal yang dianggap bermusuhan dengan menggunakan Selat Hormuz yang sangat penting. 

“Setiap hari perang ini berlanjut, penderitaan manusia semakin bertambah. Skala kehancuran semakin besar. Serangan tanpa pandang bulu semakin meningkat ,” kata Guterres, dilansir dari laman PBB, Kamis 2 April 2026.

Ia menekankan bahwa dampak krisis tersebut tidak lagi terbatas di dalam kawasan itu saja, khususnya menunjuk pada gangguan serius seputar kebebasan navigasi. 

“Ketika Selat Hormuz tersumbat, orang-orang termiskin dan paling rentan di dunia tidak dapat bernapas,” ujarnya memperingatkan. 

Dia mencatat bahwa konsekuensinya sudah terlihat “dalam kehidupan sehari-hari orang-orang yang berjuang dengan kenaikan biaya pangan dan energi dari Filipina…hingga Sri Lanka…hingga Mozambik.”

Baca juga: Dua Prajurit TNI di Lebanon Kembali Gugur Saat Menjemput Jenazah Praka Farizal Rhomadon

Guterres mengumumkan bahwa pihaknya akan mengirimkan Utusan Pribadinya, Jean Arnault , ke wilayah tersebut, untuk membantu inisiatif perdamaian yang sedang berlangsung. 

“Lingkaran kematian dan kehancuran ini harus dihentikan,” pintanya, seraya mendesak agar upaya diplomatik diberi ruang dan dukungan untuk berhasil.

Guterres menekankan bahwa setiap resolusi harus berlandaskan kuat pada hukum internasional dan Piagam PBB . 

Ia menyerukan agar perselisihan diselesaikan secara damai, agar kedaulatan dan integritas wilayah semua Negara Anggota dihormati, dan agar warga sipil dan instalasi nuklir yang terancam di Iran dan tempat lain dilindungi seiring dengan meluasnya perang.

Baca juga: Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Serangan Israel ke Pasukan UNIFIL

“Kepada Amerika Serikat dan Israel, sudah saatnya untuk menghentikan perang yang menimbulkan penderitaan manusia yang luar biasa dan telah memicu konsekuensi ekonomi yang menghancurkan,” tegasnya

“Iran, lanjutnya, harus berhenti menyerang negara-negara tetangganya.”

Guterres pun mengingatkan para pemimpin dunia bahwa kekuatan untuk mengakhiri krisis ini berada di tangan mereka.

“Konflik tidak akan berakhir dengan sendirinya. Konflik berakhir ketika para pemimpin memilih dialog daripada kehancuran. Pilihan itu masih ada. Dan pilihan itu harus dibuat sekarang juga,” pungkasnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *