Bandung Zoo, Tiga hingga Empat Calon Pengelola Sudah Mendaftar

SERBA BANDUNG – Hingga saat ini sudah ada sekitar tiga hingga empat calon yang menunjukkan ketertarikan untuk menjadi pengelola Bandung Zoo. Hal itu diutarakan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di Hotel Grandia, Kamis 9 April 2026.
“Yang sudah masuk sekitar tiga sampai empat calon,” kata Farhan.
Para calon tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari lembaga konservasi berbadan hukum hingga pihak swasta atau komersial yang memiliki minat di bidang pengelolaan satwa.
Farhan menilai tingginya minat tersebut menjadi sinyal positif bagi upaya pembenahan Bandung Zoo ke depan, terutama setelah berbagai persoalan yang sebelumnya mencuat.
Dalam waktu dekat, kata Farhan, akan bertemu dengan panitia seleksi (pansel) untuk membahas lebih lanjut proses penjaringan calon pengelola. Ia berharap pertemuan tersebut dapat segera menghasilkan kejelasan terkait tahapan seleksi.
Baca juga: Bandung: 3 Besar Destinasi Wisata Asia dengan Pertumbuhan Tercepat Versi Agoda
“Insyaallah besok saya akan ketemu dengan pansel. Mudah-mudahan sudah bisa ketemu,” terangnya.
Ia juga menanggapi tentang perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terhadap pengelolaan Bandung Zoo. Menurutnya, hal tersebut wajar mengingat kebun binatang tersebut memiliki nilai historis dan ikatan emosional yang kuat bagi masyarakat Jawa Barat.
“Buat orang Jawa Barat ada ikatan budaya yang kuat di belakang Bandung Zoo. Jadi wajar apabila Pak Gubernur sangat konsen terhadap masalah ini,” ujarnya.
Meski demikian, Farhan menegaskan bahwa pengelolaan lembaga konservasi, khususnya yang berkaitan dengan satwa dilindungi, tetap berada dalam kewenangan pemerintah pusat.
Baca juga: Wahana Imersif 4K Pertama di Indonesia, Ada di 23 Paskal Shopping Center Bandung
“Karena yang namanya satwa dilindungi itu 100 persen kewenangan pemerintah pusat,” tegasnya.
Oleh karena itu, proses penentuan pengelola Bandung Zoo harus melalui koordinasi dan persetujuan lintas pemerintah, termasuk kementerian terkait.
Dengan telah ditetapkannya kriteria pengelola dan mulai masuknya sejumlah calon, Pihaknya optimistis proses seleksi dapat berjalan transparan dan menghasilkan pengelola yang profesional.***
