Pedagang Daging Sapi Pasar Kosambi Bandung Mogok Jualan, Harga Melonjak Naik!

SERBA BANDUNG – Sejumlah pedagang daging sapi di Pasar Kosambi, Kota Bandung, melakukan aksi mogok berjualan, menyebabkan harga melonjak naik menjadi Rp160 ribu/kilogram.
Suasana di sudut los basahan Pasar Kosambi, Kota Bandung, tampak lengang tak seperti biasanya.
Meja-meja di Pasar Kosambi yang biasanya penuh dengan gantungan daging sapi segar, kini kosong melompong, tidak ada pedagang maupun barang jualannya.
Imbas dari kosongnya pasokan daging sapi segar ini membuat para konsumen kecewa dan terpaksa beralih ke komoditas lain, salah satunya daging ayam.
Kepala Unit Pasar Kosambi, Yayan Agustina Gunawan mengaku tidak tahu alasan dan berapa lama mogok masal pedagang daging sapi ini akan berlangsung.
“Mereka tidak jualan dari kemarin, Minggu 17 Mei 2026. Terus karena apa, kami kurang tahu, karena tidak ada pemberitahuan ke kantor unit,” kata Yayan di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Senin 18 Mei 2026.
Baca juga: Wali Kota Bandung Memperingatkan Pelaku Jual Beli Kursi SPMB akan Dipidanakan!
Berdasarkan hasil monitoring Disdagin (Dinas Perdagangan dan Perindustrian) Kota Bandung di sejumlah pasar tradisional, sebagian pedagang daging sapi memang berencana menghentikan sementara aktivitas penjualan pada Senin hingga Selasa, 18–19 Mei 2026.
Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan keterbatasan pasokan daging sapi di beberapa pasar tradisional di Kota Bandung.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin menyampaikan, hasil pemantauan di Pasar Kosambi, Ciroyom, Sederhana, dan Pasar Kiaracondong menunjukkan sebagian besar pedagang terpantau tidak berjualan.
“Sedangkan di beberapa pasar lainnya seperti Pasar Baru, Cihapit, dan Pasar Ujungberung, pedagang masih berjualan dengan stok yang terbatas,” ujar Ronny, Senin, 18 Mei 2026.
Adapun harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Bandung saat ini berada pada kisaran Rp130.000 hingga Rp160.000 per kilogram, tergantung jenis potongan, kualitas, dan lokasi pasar.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengaku, hasil pemantauan di Pasar Kosambi, Ciroyom, Sederhana, dan Pasar Kiaracondong menunjukkan sebagian besar pedagang terpantau tidak berjualan.
Baca juga: Viral Video Jembatan Tol Purbaleunyi dekat GBI Retak!
“Sedangkan di beberapa pasar lainnya seperti Pasar Baru, Cihapit, dan Pasar Ujungberung, pedagang masih berjualan dengan stok yang terbatas,” ujar Ronny, Senin, 18 Mei 2026.
Humas Kota Bandung melaporkan, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kota Bandung saat ini berada pada kisaran Rp130.000 hingga Rp160.000 per kilogram, tergantung jenis potongan, kualitas, dan lokasi pasar.
Meski demikian, Pemkot Bandung memastikan Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom tetap beroperasi normal dan melayani permintaan pemotongan.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, Pemkot Bandung mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, memanfaatkan alternatif sumber protein lainnya selama pasokan daging sapi terbatas, serta tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.
Untuk antisipasi, pihak Pemkot Bandung akan terus berkoordinasi dengan pelaku usaha, pengelola pasar, dan asosiasi pedagang guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kota Bandung.***
