Viral Video Jembatan Tol Purbaleunyi dekat GBI Retak!

SERBA BANDUNG – Viral di media sosial jembatan layang retak di pelintasan ruas Tol Purbaleunyi, Jalan Bodogol-Batusari, Desa Buah Batu, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, berbatasan dengan Kota Bandung.
Kondisi tersebut menimbulkan ‘ketakutan: warga dan pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalur penghubung antara wilayah Rancasari, Kota Bandung dan Rancaoray, Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
Hasil cek lokasi, keretakan nampak pada dua sisi bagian penyangga jembatan, diperkirakan mencapai panjang sekitar lima meter dengan celah kurang lebih lima sentimeter.
Meski demikian, jembatan masih tetap dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menurut pengakuan Indra seorang warga setempat, mengatakan dirinya tidak mengetahui pasti kapan retakan mulai muncul.
Baca juga: Serikat Buruh Kecam Aksi Anarkis Saat May Day di Kota Bandung
Setelah viral dan ramai diperbincangkan khalayak, sejumlah petugas datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengawasan pada bagian yang mengalami keretakan. Namun hingga kini belum terlihat adanya proses perbaikan.
Indra menyebut bahwa dirinya dan warga sekitar merasa khawatir saat melintasi jembatan tersebut karena jalur Batusari-Rancaoray merupakan akses yang padat setiap hari dan kerap mengalami kemacetan.
“Saya khawatir ambruk,” kata Indra, Jumat 8 Mei 2026.
Senada dengan Indra, seorang pengguna jalan lainnya bernama Dema, mengungkapkan jalan layang tersebut memiliki fungsi vital bagi mobilitas warga, terutama penghuni Kompleks Griya Bandung Indah (GBI) dan sekitarnya.
Selain soal retakan, kata Dema, ukuran lebar jalannya sudah tidak sebanding dengan volume kendaraan saat ini.
“Setiap pagi dan sore disitu pasti macet karena lebarnya sempit dan menanjak cukup curam,” ujar Dema.
Baca juga: 6 Pelajar Jadi Tersangka Penganiayaan yang Menyebabkan Tewasnya Seorang Siswa SMAN 5 Kota Bandung
Kalau kondisi ini dibiarkan, warga penggunan jembatan khawatir akan semakin membahayakan hingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Menurut Dema, jika jembatan itu putus maka warga harus memutar jauh ke arah Bojongsoang atau Sapan, tidak tertutup kemungkinan terjebak macet atau banjir.
Belakangan, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menanggap melalui akun Instagram @dody_hanggodo, dan menginstruksikan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Wilan Oktavian, untuk menerjunkan tim ke lokasi guna melakukan evaluasi.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, retakan disebut berada pada beton penutup abutment atau bagian pelindung penyangga jembatan, bukan pada struktur utama overpass,” tulis @dody_hanggodo.
“Hasil evaluasi menunjukkan jembatan tetap aman dan berfungsi penuh,” imbuhnya.
Selain itu, akun tersebut menginformasikan bahwa Kementerian PU memastikan perbaikan terhadap bagian yang mengalami keretakan akan dilakukan pada tahun ini.***
