Pawai Kemenangan Persib: Bandung Kembali Menjadi Lautan Biru!

SERBA BANDUNG – Bandung kembali menjelma menjadi lautan biru, saat menyambut Persib menjadi juara Liga Indonesia untuk yang ketiga kalinya secara beruntun (three-peat).
Jutaan bobotoh tumplek dalam perayaan tersebut, pada Minggu, 24 Mei 2026. Arak-arakan kemenangan yang dimulai dari kawasan Gedung Sate menuju Pendopo Kota Bandung berlangsung meriah, meski diwarnai kepadatan luar biasa di sejumlah ruas jalan.
Masyarakat dan Bobotoh nampak berjubel memadati sepanjang rute pawai Kemenangan Maung Bandung, menyambut iring-iringan konvoi yang mengambil titik start di Gedung Sate dan berakhir di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Asia-Afrika.
Adapun rute jalan yang dilalui rombongan meliputi: Jalan Banda, Jalan L.L.R.E Martadinata (Riau), Jalan Merdeka, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Lembong, Jalan Veteran, Jalan Simpang Lima dan berakhir di Jalan Asia-Afrika.
Sepanjang ruas jalan, trotoar, hingga sudut-sudut jalan di Asia Afrika dipadati bobotoh yang menunggu kedatangan iring-iringan pemain Persib yang berangkat dari Gedung Sate.
Baca juga: Persib Hattrick Juara, Euforia Pecah di Berbagai Sudut Kota
Mereka juga tersebar hinggal Jalan Dr. Soekarno, Banceuy, Naripan, dan sekitar jalan tembus dari Asia Afrika.

Tak hanya dari Bandung atau kawasan Bandung Raya, bobotoh dari Leuwiliang, Kabupaten Bogor, dan Cikarang, Kabupaten Bekasi, tampak hadir.
“Kami tidur di mobil. Menginap di sini,” ujar Mamik Sutardi yang datang dari Leuwiliang, Kabupaten Bogor, bersama keluarganya, Minggu 24 Mei 2026.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengungkapkan, tingginya animo masyarakat membuat perjalanan rombongan berjalan jauh lebih lama dari target awal.
“Berjalan sih bisa, dikatakan lancar tidak juga kalau padat sangat. Jadi memang sangat tersendat. Target kita harusnya sampai pukul 11.00 WIB, sampai pukul 13.00 WIB belum nyampe,” kata Farhan di Pendopo Kota Bandung, Minggu 24 Mei 2026.
Menurutnya, euforia kemenangan Persib kali ini memiliki nuansa berbeda dibanding tahun sebelumnya. Jika sebelumnya pusat keramaian terfokus di kawasan Gasibu, kini lautan Bobotoh memenuhi hampir seluruh jalur konvoi dari Gedung Sate hingga Pendopo.
“Tahun lalu dari Balai Kota ke Gedung Sate, sekarang dari Gedung Sate ke Pendopo. Karena hari ini sejarah,” ujarnya.
Baca juga: Persib ‘Maung’ Bandung Kunci Gelar Juara Super League 2025/2026
Atas sambutan hangat tersebut, Manajemen Persib menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh Bobotoh serta masyarakat yang hadir dan turut menjaga suasana tetap penuh semangat sepanjang rangkaian pawai berlangsung.
Namun, pihak Persib juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan yang aktivitasnya terdampak selama berlangsungnya rangkaian pawai. Besarnya antusiasme masyarakat menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami kepadatan di luar perkiraan.
“Kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Bobotoh serta masyarakat yang telah hadir dan menjadi bagian dari Pawai Juara Panca Takhta. Antusiasme, dukungan, serta kecintaan yang ditunjukkan hari ini sekali lagi membuktikan bahwa Persib memiliki ikatan yang sangat kuat dengan masyarakat Jawa Barat,” kata Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, dilansir dari laman resmi klub.
“Atas kepadatan maupun ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan sebagian masyarakat selama berlangsungnya pawai, kami turut menyampaikan permohonan maaf,” ujar Adhitia.
“Besarnya antusiasme yang hadir menjadi gambaran kecintaan luar biasa terhadap Persib, dan kami berterima kasih atas pengertian yang diberikan,” terangnya.
“Semoga kebahagiaan ini menjadi momentum untuk terus melangkah bersama, menjaga kebanggaan terhadap Persib, dan membawa semangat positif bagi sepak bola Jawa Barat maupun Indonesia. Hatur nuhun, Bobotoh. Trofi ini milik kita semua,” tandas Adhitia.***
