Facebook, Instagram, dan WhatsApp Mengalami Gangguan Massal, Jutaan Pengguna Kesulitan untuk Login

SERBA BANDUNG – Ekosistem Meta (Facebook, Instagram, dan WhatsApp) sempat mengalami gangguan massal (down) global yang berdampak hingga ke wilayah Bandung. Jutaan pengguna sempat terlempar otomatis dari akun (logged out) dan kesulitan untuk login, pada Jumat, 12 Juni 2026.
Situs pemantau gangguan digital Downdetector turut tumbang akibat lonjakan laporan yang masuk secara bersamaan dari berbagai negara.
Sebelum halaman pelacak tersebut lumpuh, Downdetector mencatat lebih dari 113.000 keluhan pengguna Facebook yang memuncak sekitar pukul 20.58 WIB, serta belasan ribu laporan dari platform Instagram.
Data teknis dari Downdetector menunjukkan keluhan pengguna Facebook didominasi oleh masalah login sebesar 53 persen, gangguan aplikasi 31 persen, dan fitur pesan 15 persen.
Sementara pada platform Instagram, lebih dari 70 persen laporan berfokus pada kegagalan fungsi aplikasi seperti mengunggah feed, membagikan Story, mengirim komentar, hingga menggunakan fitur Direct Message.
Baca juga: Konflik Syiah dan Sunni Bermula dari Perpecahan Politik Pasca Wafatnya Rasulullah SAW
Dampak gangguan ini juga memicu pesan kesalahan pada sistem periklanan global di platform Meta Business Suite yang mengganggu operasional para pengiklan.
Pengguna komputer maupun aplikasi gawai pintar yang kehilangan akses kemudian beralih ke media sosial X untuk memvalidasi status jaringan tersebut.
Terkait gangguan operasional yang terjadi, manajemen Meta Business langsung memberikan konfirmasi mengenai adanya kendala fungsional tingkat tinggi pada sistem pengelolaan iklan mereka.
“Kami menyadari bahwa beberapa pengiklan mungkin mengalami kesulitan dalam membuat atau mengedit iklan mereka di Pengelola Iklan. Tim teknik kami menyadari hal ini dan sedang aktif berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut secepat mungkin.” tulis manajemen Meta Business.
Di sisi lain, kelumpuhan ini memicu kepanikan massal di platform X dari para pengguna yang mendadak kehilangan akses komunikasi dan hiburan utama mereka. Karakteristik gangguan ini membuat situs sama sekali tidak bisa dimuat secara normal sejak awal.
“Awalnya situs sama sekali tidak bisa dimuat. Sekarang bisa, tapi hanya sampai situ saja dan gangguan berlangsung selama sekitar satu jam,” ungkap salah satu pengguna.
Para netizen di media sosial X terus meluapkan kebingungan dan keterkejutan mereka saat menyadari akun mereka tidak dapat memuat ulang beranda secara normal. Ketidakpastian mengenai kapan layanan komunikasi tersebut akan kembali pulih memicu rentetan ekspresi frustrasi di lini masa.
Kelumpuhan sistem digital ini terjadi hampir bersamaan dengan momentum finansial besar bagi perusahaan kedirgantaraan SpaceX milik Elon Musk.
Perusahaan tersebut sedang bersiap mencatatkan sejarah penawaran umum perdana terbesar di bursa saham Amerika Serikat dengan proyeksi nilai IPO mencapai 1,8 triliun dolar AS.
Rentetan ekspresi frustrasi juga membanjiri lini masa seiring dengan ketidakpastian mengenai kapan layanan komunikasi tersebut akan kembali pulih.
Baca juga: Selat Hormuz Perairan Internasional Strategis Utama Dunia untuk Perdagangan Energi
Skala pemadaman global ini kemudian divalidasi oleh basis pengguna di wilayah Eropa yang ikut terdampak langsung sejak sore hari waktu setempat.
“Can confirm here in the UK Facebook is down.” kata pengguna di wilayah Inggris.
Konfirmasi mengenai kerusakan sistem dari sektor bisnis juga terus berdatangan seiring kegagalan fungsi manajer iklan komersial.
“It’s definitely down. Meta Business Suite giving an error message.” kata pengguna sektor bisnis.
Banyaknya laporan yang muncul bersamaan membuat platform X menjadi rujukan utama bagi masyarakat global untuk memeriksa status jaringan digital.
“I run to X to check on Facebook is down. Facebook is down help.” kata netizen.
Selain aplikasi utama untuk berjejaring sosial, fitur pengiriman pesan instan milik korporasi pimpinan Mark Zuckerberg ini dipastikan lumpuh total.
“Both Meta Facebook and Messenger Down” kata pengguna.
Di tengah situasi kekacauan teknis Meta, kalangan pengamat pasar modal justru menyoroti langkah SpaceX yang berencana melepas 555,6 juta lembar saham dengan harga perdana 135 dolar AS per lembar.
Kepala strategi investasi di Wealth Club, Susannah Streeter, mengutarakan sikap hati-hati mengenai ambisi jangka panjang ekspansi luar angkasa Elon Musk di tengah skeptisisme pasar modal.
“Elon Musk likes to make a splash in everything he does, but he may not soak the markets in rocket fuel this time around, with more scepticism surfacing about the reality of his long-term ambitions.” ujar Susannah Streeter, Kepala Strategi Investasi di Wealth Club.
Hingga informasi ini dihimpun, perwakilan resmi Meta Platforms Inc belum memberikan penjelasan mendetail mengenai penyebab utama gangguan maupun estimasi waktu pemulihan penuh bagi pengguna publik.***
