Link Live Streaming Perang Malvinas Inggris Vs Argentina Semi Final Piala Dunia 2026

SERBA BANDUNG – Perang Malvinas (atau Perang Falkland) adalah konflik bersenjata selama 74 hari antara Argentina dan Inggris yang berlangsung dari 2 April hingga 14 Juni 1982. Perang ini dipicu oleh sengketa kedaulatan atas Kepulauan Malvinas di Samudra Atlantik Selatan.
Konflik ini menewaskan 649 tentara Argentina, 255 personel Inggris, dan tiga warga sipil. Bermula Argentina menginvasi dan menduduki kepulauan tersebut pada 2 April 1982 untuk mengklaim kedaulatan wilayah yang mereka yakini adalah hak mereka.
Sebagai respons, Inggris mengirim armada perang melintasi Atlantik Selatan untuk merebut kembali wilayah itu di bawah komando Perdana Menteri Margaret Thatcher.
Pertempuran sengit terjadi di darat, laut, dan udara. Kerugian terbesar dialami Argentina saat kapal penjelajah General Belgrano ditenggelamkan oleh kapal selam Inggris.
Pasukan Argentina yang sebagian besar terdiri dari wajib militer akhirnya menyerah pada 14 Juni 1982.
Kekalahan memalukan ini menyebabkan runtuhnya rezim junta militer di Argentina, sementara bagi Inggris kemenangan tersebut mengukuhkan kekuasaan mereka atas pulau tersebut hingga saat ini.
Sengketa kedaulatan atas pulau-pulau ini belum terselesaikan dan terus membayangi hubungan diplomatik serta rivalitas olahraga antara kedua negara, termasuk mengenai bagaimana rivalitas tersebut tercermin dalam dunia sepak bola.
Pada babak semi final Piala Dunia 2026, rivalitas antara Inggris dan Argentina, kembali akan tersaji, di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (15/7) waktu setempat atau Kamis (16/7) dini hari WIB.
Baca juga: 35 Anggota Parlemen Eropa Mendesak Komite Etik FIFA Menyelidiki Presiden FIFA Gianni Infantino
Saksikan keseruannya melalui siaran langsung TVRI, atau melalui live streaming MAXStream dan Folaplay dengan cara klik link yang terdapat pada bagian akhir artikel ini.
Kali ini, bukan berebut wilayah kedaulatan atas Kepulauan Malvinas, tapi berebut untuk lolos menuju partai final Piala Dunia 2026.
Pasca Perang Malvinas, tepatnya pada tanggal 22 Juni 1986, Timnas sepakbola Argentina berhadapan dengan Inggris dalam laga panas yang sarat akan tensi politik, pada perempat final Piala Dunia 1986 di Stadion Azteca, Meksiko.
Pada menit ke-51, Maradona melompat duel udara dengan kiper Inggris, Peter Shilton. Karena postur tubuh Maradona jauh lebih pendek, ia menggunakan tangan kirinya untuk meninju bola agar masuk ke gawang sebelum Shilton bisa mengantisipasinya.
Wasit asal Tunisia, Ali Bin Nasser, tidak melihat insiden tersebut dan mengesahkan gol itu. Dalam wawancara setelah pertandingan, Diego Maradona menyatakan bahwa gol itu dicetak “sedikit dengan kepala Maradona dan sedikit dengan tangan Tuhan”.
Selanjutnya, kontroversi Inggris melawan Argentina, terjadi di babak 16 besar Piala Dunia 1998, ketika itu David Beckham mendapatkan kartu merah paling ikonik dalam kariernya.
Ia diusir wasit pada menit ke-47 setelah bereaksi menendang Diego Simeone, yang berujung pada kekalahan Inggris melalui adu penalti dan membuatnya menjadi musuh publik nomor satu di Inggris.
Kekalahan itu menjadi pukulan besar bagi publik Inggris yang saat itu memandang Beckham cs sebagai generasi emas.
Pada Piala Dunia 2026 kali ini, sebelumnya, Inggris sukses mengamankan tiket semifinal Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Norwegia dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu dalam laga perempat final di Miami pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Pertandingan tersebut dihadiri oleh David Beckham, dan pesohor lainnya seperti Ronaldo, Mick Jagger, Venus Williams, dan Alessandro Del Piero.
Baca juga: Mitchell Baker Resmi Diambil Sumpah sebagai WNI
Sementara, Timnas Argentina sukses melangkah ke babak empat besar usai menumbangkan Swiss dengan skor 3-1.
Kemenangan ini didapat susah payah oleh sang juara bertahan karena harus tampil selama 120 menit. Berkat kemenangan ini, Argentina makin dekat mempertahankan gelar juara Piala Dunia 2026.
Komentar Kedua Pelatih
Menjelang laga kontra Argentina, Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menegaskan bahwa sejarah rivalitas kedua tim memiliki bobot tersendiri bagi para pencinta sepak bola.
“Sebagai pelatih, kami melakukan hal itu fokus pada apa yang dapat kami pengaruhi. Kami sebenarnya tidak membicarakan peristiwa bersejarah,” kata Thomas dikutip dari kantor berita Inggris, Rabu 15 Juli 2026.
“Kami tidak membicarakan momen-momen ikonik. Itu sendiri sudah cukup ikonik, dan perhatian yang diberikan sudah cukup besar,” ujarnya.
Menyadari tekanan yang semakin memuncak di fase empat besar Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel bersama jajaran staf kepelatihannya memilih untuk menyederhanakan instruksi taktis kepada skuad Timnas Inggris.
Di pihak lain, pelatih Argentina, Lionel Scaloni menegaskan timnya fokus murni pada sepak bola.
Ia dengan tegas menolak mencampuradukkan pertandingan ini dengan sejarah kelam masa lalu atau politik, serta secara khusus mewaspadai ancaman duo Inggris Jude Bellingham dan Harry Kane.
“Kami selalu menganalisis bagaimana cara menetralisir pemain-pemain hebat. Ada kemungkinan kami akan melakukan perubahan, kami mungkin akan menggunakan beberapa pemain yang sama lagi, saya belum memberi tahu para pemain,” kata Scaloni, seperti dilansir media Argentina, Pagina12.
Scaloni menyatakan bahwa bentrokan kedua negara, yang kerap dibayangi Perang Malvinas (Falkland) pada 1982, adalah masa menyedihkan di masa lalu.
Ia menyebut sangat gila dan tidak menghormati korban jika menjadikan olahraga sebagai alat untuk membalas dendam masa lalu.
Baca juga: Link Live Streaming Semi Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Prancis
Secara keseluruhan sepanjang sejarah, Inggris sedikit unggul atas Argentina dengan catatan 6 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 5 kekalahan dari 15 kali pertemuan.
Di panggung terbesar Piala Dunia, kedua negara telah berhadapan sebanyak 5 kali dengan catatan keunggulan Inggris (3 kemenangan berbanding 2 untuk Argentina).
Berikut catatan 5 pertandingan tersebut:
1966 (Perempat Final): Inggris menang 1-0.
1986 (Perempat Final): Argentina menang 2-1 (Laga ikonik dengan gol “Tangan Tuhan” dan Goal of the Century Diego Maradona).
1998 (16 Besar): Imbang 2-2 (Argentina menang 4-3 lewat adu penalti).
2002 (Fase Grup): Inggris menang 1-0 melalui gol penalti David Beckham.
LINK LIVE STREAMING
Untuk menyaksikan laga Inggris vs Argentina, Kamis (16/7) kick off mulai pukul 02.00 dini hari WIB, klik link di bawah ini:
Melalui MAXStream:
Melalui Folaplay:
https://folaplay.com/#/home?Id=4540
Disclaimer: Link live streaming hanya informasi bagi pembaca. SERBA BANDUNG tidak bertanggung jawab atas kualitas siaran atau perubahan jadwal yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Setiap penyedia layanan streaming memiliki ketentuan yang mesti ditaati.***
