Persib Bandung Naik ke Peringkat 5 Usai Kalahkan Persik Kediri di SJH

SERBA BANDUNG – Persib mulai memanaskan persaingan papan atas dengan menempati peringkat 5 Super League 2026-2027, usai mengalahkan Persik Kediri 1-0, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu, 18 Oktober 2026.
Gol semata wayang Maung Bandung dicetak melalui tandukan Julio Cesar pada sentuhan pertamanya dalam pertandingan ini pada menit 78.
Julio Cesar masuk menggantikan Danijel Loncar dan langsung memberikan dampak. Memanfaatkan situasi sepak pojok, bek asal Brasil itu menyambut bola dengan sundulan yang menggetarkan gawang Persik.
Dengan hasil ini, Pangeran Biru kini menempati peringkat 5, dari 5 pertandingan, Pangeran Biru mengumpulkan nilai 10, hasil 3 kali menang, sekali imbang dan sekali kalah.
Baca juga: Persib Lakukan Koordinasi dengan Polresta Batang Kawal Penanganan Insiden Rest Area Batang
Pelatih Persib, Igor Tolic memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya setelah meraih kemenangan 1-0 atas Persik Kediri.
Menurutnya, hasil positif tersebut merupakan buah dari karakter kuat, kerja keras, dan kebersamaan seluruh anggota tim. Karena itu, ia mengaku bangga melihat perjuangan anak asuhnya yang tidak menyerah hingga pertandingan berakhir.
Di tengah jadwal kompetisi yang padat, para pemain dinilainya tetap menunjukkan komitmen untuk memberikan penampilan terbaik di setiap laga.
“Selamat untuk para pemain. Mereka memiliki karakter yang luar biasa, tidak mau menyerah, dan selalu memberikan yang terbaik. Mereka semua adalah orang-orang istimewa,” kata Tolic, dilansir dari laman resmi klub.
Selain itu, pelatih asal Kroasia tersebut juga mengapresiasi dukungan Bobotoh yang memberikan semangat sepanjang pertandingan. Atmosfer di Stadion Si Jalak Harupat dinilainya menjadi salah satu faktor yang membantu tim terus berjuang untuk mengamankan tiga poin.
Baca juga: Link Live Streaming Persib Vs Persik Kediri pada Super League 2026/2027
Namun Tolic mengaku Persik memiliki struktur permainan bagus dan mampu menyulitkan Persib. Ia mengakui timnya belum maksimal memanfaatkan celah pertahanan lawan pada babak pertama, tetapi mampu melakukan perbaikan setelah jeda.
“Mereka membuat kami bekerja keras untuk mendapatkan bola. Mereka tim yang bagus dengan struktur permainan yang baik. Pada babak pertama, kami belum bisa mengeksploitasi kelemahan mereka, tetapi kami berhasil melakukannya pada babak kedua,” ujarnya.
Bagi Tolic, hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang menjadi tolok ukur. Ia menegaskan pentingnya menjaga sikap dan pendekatan yang tepat, baik ketika tim meraih kemenangan maupun menghadapi kekalahan.
“Menang atau kalah, pendekatan terhadap pertandingan harus tetap baik. Sejauh ini, pendekatan para pemain terhadap setiap pertandingan luar biasa. Saya sangat bangga dengan mereka,” tandasnya.***
