Persib Berharap Polri dapat Mengusut Tuntas Kasus Kematian Bobotoh di Bogor

SERBA BANDUNG – Manajemen Persib berharap pihak kepolisian dapat mengusut kasus kematiannya Arief Rahman Kusuma, Bobotoh asal Ciapus, Bogor, yang ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Jakarta-Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu malam, 25 Oktober 2026, setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib.
Pihak manajemen Persib berharap Polri mengusut kasus ini secara menyeluruh, profesional, dan transparan hingga tuntas, serta memastikan pihak-pihak yang terbukti bertanggung jawab diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Persib akan terus mengamati proses penyelidikan yang berjalan dan berharap penegakan hukum dapat memberikan kejelasan serta keadilan bagi keluarga almarhum.
Persib juga menyatakan kesiapan untuk mendampingi keluarga almarhum sesuai kebutuhan dan kewenangan yang dimiliki, agar keluarga memperoleh dukungan yang diperlukan selama proses hukum berjalan.
Baca juga: Tiket Laga Persib vs Melbourne Victory Sudah Bisa Dipesan
“Bagi Persib, Bobotoh merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga besar klub. Manajemen mengajak seluruh Bobotoh untuk tetap tenang, saling menjaga, dan mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak yang berwenang. Tidak melakukan tindakan balasan merupakan bagian penting dari upaya bersama untuk mencegah jatuhnya korban dan timbulnya duka baru,” tulis Persib pada laman resmi klub, Senin 26 Oktober 2026.
Pihak manajemen Persib meyakini sepak bola harus menjadi ruang yang mempersatukan masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, rasa hormat, dan persaudaraan.
“Tidak seharusnya perbedaan dukungan atau rivalitas berakhir pada kekerasan dan hilangnya nyawa, semoga keluarga diberikan kekuatan dalam menghadapi masa sulit ini,” ujar Persib.
Pada kesempatan itu, Manajemen PT PERSIB Bandung Bermartabat juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Bobotoh, Arief Rahman Kusuma.
Baca juga: Tiga Tersangka Penyerangan Bus Persib EPA U-18 Ditangkap Polisi
Pihak Manajemen Persib pun menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga almarhum.
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan dan menjadi duka bagi keluarga besar Persib. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” tulis Persib.
Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, perwakilan manajemen PT PERSIB Bandung Bermartabat akan hadir di rumah duka pada hari ini untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum.***
