KDM Sidak Pasar Ciwastra, Tumpukan Sampah Nampak Menggunung Tebarkan Bau Menyengat

SERBA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), meninjau langsung kondisi area belakang Pasar Ciwastra yang dipenuhi ratusan ton sampah yang menggunung.
Dampak dari penumpukan ini menimbulkan bau menyengat hingga mengganggu kenyamanan para pedagang, pembeli, serta warga kompleks perumahan di sekitarnya.
Dalam kunjungannya, KDM berdialog langsung dengan para pedagang dan warga sekitar. Terungkap bahwa para pedagang rutin membayar iuran pungutan sampah bulanan, namun pengelolaan pengangkutan sampah dari area pasar dinilai belum maksimal.
Penumpukan tersebut diketahui menampung pembuangan sampah dari beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Rancasari dan Buah Batu, dengan volume kiriman mencapai puluhan ton setiap harinya.
Baca juga: Presiden Prabowo Instruksikan Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara
Melihat kondisi tersebut, KDM langsung berkoordinasi dengan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung di lokasi, untuk mengerahkan armada truk pengangkut sampah menuju TPA Sarimukti agar area pasar Ciwastra kembali bersih dan steril.
Pada kesempatan itu, KDM menekankan pentingnya solusi jangka panjang yang efisien dan visioner agar pemerintah daerah tidak terus-menerus terbebani oleh biaya transportasi dan bahan bakar pengangkutan sampah ke TPA.
Ia mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah mandiri di tingkat kelurahan dengan menggunakan teknologi mesin pengolah sampah seperti insinerator.
KDM menyiapkan unit pengadaan mesin pengolah sampah untuk dipasang di beberapa titik krusial di wilayah kecamatan terkait.
Baca juga: Soal Virus Hanta, Masyarakat Perlu Memahami Secara Tepat agar Tidak Panik Berlebihan
Melalui sistem ini, sampah akan diolah langsung di lingkungan masing-masing sehingga mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke luar daerah.
Integrasi teknologi ini diharapkan dapat menciptakan sistem pengelolaan sampah yang mandiri oleh warga, meningkatkan efisiensi anggaran daerah, serta meningkatkan kesejahteraan para petugas kebersihan di lapangan.
Selain pembenahan sistem sampah, KDM juga menyoroti kondisi fisik Pasar Ciwastra yang masih beralaskan tanah.
Ia mengimbau pihak pengelola pasar dan instansi terkait untuk segera melakukan peremajaan fasilitas pasar agar menjadi tempat edukasi yang layak, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.***
