Presiden Prabowo Instruksikan Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara

SERBA BANDUNG – Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan agar Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung dan Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta kembali diaktifkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Kabar tersebut, diterima Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan usai kunjungan Presiden Prabowo ke Kota Bandung pada 25 Mei 2026 lalu.
“Setelah Presiden berkunjung ke Kota Bandung, sore harinya saya mendapatkan kabar bahwa Presiden memberikan instruksi agar reaktivasi Bandara Husein dilakukan bersama-sama dengan Bandara Adi Sucipto,” kata Farhan di Pendopo Kota Bandung, Rabu 27 Mei 2026.
Farhan menyebut, selama ini Bandara Husein sebenarnya tidak ditutup total. Namun, aktivitas penerbangan komersial dibatasi hanya untuk penerbangan berjadwal menggunakan pesawat baling-baling dengan rute antarkota di Pulau Jawa.
Baca juga: Perayaan Persib Juara: Dua Orang Dilaporkan Tewas Kecelakaan Diduga Dipicu Konsumsi Minuman Keras!
Atas kebijakan reaktivasi ini, Farhan optimistis akan mengembalikan peran strategis Bandara Husein sebagai penggerak ekonomi Kota Bandung.
Ia mengingatkan, pada 2019 lalu jumlah penumpang Bandara Husein mencapai sekitar 3,8 juta orang, terdiri atas 3 juta penumpang domestik dan 800 ribu penumpang internasional.
“Kita ingin mengembalikan kejayaan Bandara Husein dan pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung,” ujarnya.
Baca juga: Soal Virus Hanta, Masyarakat Perlu Memahami Secara Tepat agar Tidak Panik Berlebihan
Sebagai bentuk dukungan, pihaknya akan melakukan sejumlah pembenahan infrastruktur penunjang, khususnya akses menuju bandara.
Salah satu yang menjadi prioritas yakni perbaikan jalur masuk dan keluar menuju kawasan bandara, termasuk akses dari arah Tol Pasteur melalui kawasan PT Dirgantara Indonesia dan kompleks TNI AU.
Farhan menilai, penyelesaian Jalan Layang Nurtanio juga menjadi momentum penting untuk memperlancar arus kendaraan menuju Bandara Husein, baik dari sisi barat maupun timur Kota Bandung.***
