Nonton Timnas Indonesia Vs Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cek Link di Sini!

SERBA BANDUNG – Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada laga final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB.
Saksikan keseruan final FIFA ASEAN Cup 2026, melalui siaran langsung SCTV, Indosiar dan live streaming di Vidio serta YouTube Rans Entertainment (gratis), dengan cara klik link yang terdapat pada bagian akhir artikel ini.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa Skuad Garuda siap memanfaatkan momentum untuk mencetak sejarah sebagai tim putra pertama yang menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Pelatih asal Inggris itu ingin mengakhiri kutukan skuad Garuda yang selalu gagal mengalahkan Thailand dalam empat pertemuan di partai final. Empat kekalahan tersebut terjadi pada final tahun 2000, 2002, 2016, dan 2020.
Herdman pun menyadari bahwa sejarah buruk tersebut masih menjadi bayang-bayang bagi Timnas Indonesia. Namun, dia tidak ingin Kevin Diks dan kawan-kawan larut dalam catatan masa lalu.
Sebaliknya, Herdman ingin menjadikan final kali ini sebagai momentum untuk menghentikan tren tersebut.
“Ya, maksud saya, saya sudah melihat sejarah pertandingan sebelumnya,” kata Herdman di SUGBK, Jakarta, Minggu, 4 Oktober 2026.
Baca juga: Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Ludes Terjual Sebanyak 67 Ribu
Menurut Herdman, Thailand memiliki alasan untuk percaya diri karena mempunyai rekam jejak yang lebih baik saat menghadapi Indonesia.
“Thailand sudah cukup sering menang saat melawan Indonesia. Jadi saya yakin mereka akan percaya diri, karena mereka memang punya catatan kemenangan atas Indonesia,” katanya.
Untuk itu, Herdman meminta para pemainnya berani mengambil langkah besar untuk mengubah sejarah pertemuan kedua tim.
“Jadi bagi kami, ini adalah langkah penting yang harus diambil para pemain ini. Pastikan mereka mengambil langkah itu untuk membalikkan tren tersebut,” tegasnya.
Herdman juga mengakui Thailand memiliki pengalaman lebih banyak di level internasional. Dia menyebut skuad Gajah Perang terbiasa menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi dan memiliki jumlah penampilan internasional yang lebih banyak.
“Mereka adalah tim yang berpengalaman. Mereka lebih berpengalaman daripada kami dalam hal jumlah penampilan internasional,” ujar Herdman.
Meski begitu, Herdman melihat Timnas Indonesia mempunyai sejumlah keunggulan yang bisa menjadi modal untuk menghadapi Thailand.
Indonesia memiliki sejumlah pemain yang berkarier di kompetisi Eropa dan liga level atas dunia, seperti Calvin Verdonk, Kevin Diks, Ole Romeny, Justin Hubner, hingga Dean James.
“Kami lebih tinggi di banyak posisi. Usia rata-rata mereka lebih tinggi, tapi kami lebih muda, dan mereka lebih segar. Mereka mampu melakukan rotasi skuad,” kata Herdman.
“Secara kualitas, kami memiliki lebih banyak pemain yang bermain di liga-liga tingkat atas, jadi kami memiliki keunggulan kualitas,” lanjutnya.
Namun, Herdman mengingatkan bahwa keunggulan tersebut tidak akan berarti apabila para pemain gagal menunjukkan mentalitas yang tepat.
Baginya, final melawan Thailand bukan sekadar pertarungan strategi dan kualitas pemain. Mentalitas menjadi faktor penting jika Timnas Indonesia ingin benar-benar mengakhiri kutukan empat kegagalan sebelumnya.
Baca juga: John Herdman: Bagaimana Mungkin Malaysia Bantai Singapura 6-0!
“Namun seperti yang dikatakan Kevin, jika mentalitasnya tidak tepat, semua itu tidak berarti apa-apa,” ucap John Herdman.
Sementara itu, Pelatih Thailand, Anthony Hudson menegaskan dirinya tidak memikirkan komentar Herdman yang menyebut gaya taktiknya sudah diketahui. Ia memilih fokus pada kesiapan timnya.
Hudson pun tidak menjadikan Ole Romeny maupun Mitchell Baker sebagai ancaman utama. Juru taktik asal Inggris itu justru menyoroti kekuatan kolektif, fisik, serta semangat juang skuad Garuda.
Ia menegaskan tidak ingin persiapan Thailand justru tersita hanya untuk menghentikan satu atau dua pemain Indonesia.
“Saya tidak fokus pada satu pemain Indonesia tertentu. Saya pikir Indonesia adalah tim yang bagus, dengan skuad yang mencakup banyak pemain naturalisasi yang tinggi dan kuat secara fisik,” kata Hudson.
Ia mengakui, Skuad Garuda memiliki kekuatan fisik, kelincahan, dan semangat juang. “Kekuatan Indonesia adalah kerja sama tim dan semangat juang yang tinggi, dikombinasikan dengan fondasi fisik yang baik,” imbuhnya.
Fokus Hudson kini sepenuhnya tertuju pada kesempatan membawa Gajah Perang menjadi kampiun edisi perdana FIFA ASEAN Cup.
Ini adalah pertandingan yang sangat kami nantikan. Tujuan utama Thailand adalah memenangkan turnamen ini,” tegas Hudson.
Ini adalah pertandingan yang sangat kami nantikan. Tujuan utama Thailand adalah memenangkan turnamen ini,” tegas Hudson.
Di sisi lain, Hudson juga tak terbuai dengan kemenangan mencolok 9-2 yang diraih Timnas Indonesia atas Bangladesh.
Menurutnya, karakter pertandingan tersebut berbeda dibandingkan ketika pasukan John Herdman menghadapi rival regional yang mampu memberikan tekanan lebih besar.
“Pertandingan terakhir Indonesia melawan Bangladesh agak berbeda dari pertandingan biasanya. Sebelumnya, Indonesia menghadapi pertandingan sulit melawan Malaysia dan Singapura, pesaing langsung di ASEAN,” kata Hudson.
Indonesia memang harus bekerja jauh lebih keras sebelum laga melawan Bangladesh untuk mempertahankan peluang ke final. Persaingan dengan Malaysia bahkan baru ditentukan melalui produktivitas gol setelah kedua tim sama-sama mengumpulkan tujuh poin di Grup A.
Laga final ini, sekaligus menghadirkan duel taktik menarik antara Anthony Hudson dan John Herdman. Keduanya sudah saling mengenal sejak periode Herdman menangani Kanada dan Hudson berada dalam staf kepelatihan Amerika Serikat.
Head to Head Indonesia vs Thailand
Melihat rekor pertemuan kedua tim, sejarah tidak memihak kepada Timnas Indonesia. Berdasarkan statistik yang ditunjukkan 11v11, duel Indonesia vs Thailand kali pertama terjadi pada Agustus 1957.
Sejak itu total sudah 78 kali pertemuan antara Indonesia dan Thailand. Dari 78 laga tersebut, Indonesia menang 25 kali, imbang 16 kali, dan kalah 37 kali.
Thailand seperti momok bagi Timnas Indonesia. Skuad Garuda tak berdaya melawan Gajah Perang dalam beberapa pertemuan belakangan.
Dalam tujuh pertandingan terakhir di semua ajang, Indonesia tidak pernah menang: 3 kali imbang dan 4 kali kalah.
Dua dari tujuh pertemuan terakhir itu terjadi dalam pertandingan final Piala AFF 2020. Dalam momen tersebut Indonesia kalah agregat 2-6 (0-4, 2-2) di Singapura.
Kemenangan terakhir yang didapat Indonesia atas Thailand terjadi pada Desember 2016, yang juga terjadi di final Piala AFF 2016, 2-1.
Meski menang, Indonesia gagal juara Piala AFF 2016. Pasalnya, pada leg kedua di Thailand, Tim Merah Putih takluk 0-2, sehingga kalah agregat 2-3.
Karena itu, final FIFA ASEAN Cup 2026 ini jadi momentum bagi Indonesia untuk juara kali pertama di level senior. Kemenangan juga bisa memutus rekor buruk Indonesia atas Thailand.
Hasil 10 Pertandingan Terakhir Indonesia vs Thailand
07 Desember 2010 Indonesia vs Thailand 2-1
19 November 2016 Thailand vs Indonesia 4-2
14 Desember 2016 Indonesia vs Thailand 2-1
17 Desember 2016 Thailand vs Indonesia 2-0
17 November 2018 Thailand vs Indonesia 4-2
10 September 2019 Indonesia vs Thailand 0-3
03 Juni 2021 Thailand vs Indonesia 2-2
29 Desember 2021 Indonesia vs Thailand 0-4
01 Januari 2022 Indonesia vs Thailand 2-2
29 Desember 2022 Indonesia vs Thailand 1-1
Lima Laga Terakhir Indonesia
03/08/2026 Indonesia 0-3 Vietnam
07/08/2026 Singapura 1-1 Indonesia
25/09/2026 Indonesia 2-0 Singapura
28/09/2026 Malaysia 0-0 Indonesia
01/10/2026 Indonesia 9-2 Bangladesh
Lima Laga Terakhir Thailand
22/08/2026 Thailand 0-2 Vietnam
26/08/2026 Vietnam 2-2 Thailand
26/09/2026 Pakistan 0-4 Thailand
29/09/2026 Thailand 2-0 Vietnam
02/10/2026 Thailand 1-2 Filipina
Prediksi Skor
Indonesia 2-1 Thailand
Prediksi Susunan Pemain Kedua Tim
Indonesia (3-4-2-1): Emil Audero Mulyadi; Rizky Ridho, Elkan Baggott, Justin Hubner; Kevin Diks, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Ivar Jenner; Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny; Mitchell Baker
Pelatih: John Herdman
Thailand (4-4-2): Patiwat Khammai; Suphanan Bureerat, Nattapong Sayriya, Manuel Bihr, Chaiyaphon Otton; Kritsada Kaman, Sarach Yooyen, Seksan Ratree, Kakana Khamyok; Chanathip Songkrasin, Supachai Jaided
Pelatih: Anthony Hudson
LINK LIVE STREAMING:
Untuk menyaksikan laga Indonesia vs Thailand, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB, klik link di bawah ini:
Link berbayar:
https://www.vidio.com/live/22377?schedule_id=5358763
Link gratis:
https://youtube.com/@ranssportainment?si=Qqhr6bBiq-2ivXMK
Disclaimer: Link live streaming hanya informasi bagi pembaca. SERBA BANDUNG tidak bertanggung jawab atas kualitas siaran atau perubahan jadwal yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Setiap penyedia layanan streaming memiliki ketentuan yang mesti ditaati.***
