Piala Dunia 2026: Jerman dan Belanda Gagal Melaju ke Babak 16 Besar Kalah Lewat Adu Penalti

SERBA BANDUNG – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 diwarnai dengan kejutan, dua negara raksasa dalam sejarah sepak bola dunia dan Eropa, gagal melaju ke Babak 16 besar setelah kalah melalui adu penalti.
Der Panzer tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai kalah adu penalti dari Paraguay dengan skor 1-1 (3-4 dalam adu penalti), di di Massachussetts, Selasa 30 Juni 2026 dini hari WIB
Sedangkan De Oranje harus rela pulang lebih cepat, setelah dikalahkan oleh tim kuda hitam Maroko dengan skor 1-1 (3-2 dalam adu penalti), di Stadion Monterrey, Meksiko, Selasa 30 Juni 2026.
Bagi Jerman, kekalahan ini
merupakan kekalahan adu penalti pertama sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia, yang membuat posisi pelatih Julian Nagelsmann berada di ujung tanduk dan terancam dipecat.
Baca juga: Piala Dunia 2026: Daftar Tim Lolos ke Babak 32 Besar, Cek Jadwalnya di Sini!
Kegagalan ini bukan kali pertama Jerman mengalami hasil minor di fase grup atau awal turnamen besar, yang sebelumnya pernah terjadi pada edisi 2022.
Jerman sebelumnya menjadi juara Grup E dengan membawa bekal kemenangan 7-1 atas Curacao, mengalahkan Pantai Gading 2-1, dan kalah 1-2 dari Ekuador.
Kekalahan ini mengejutkan banyak pihak karena Jerman datang dengan status sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Hasil lain yang tak kalah mengejutkan, Belanda harus takluk dari kuda hitam Maroko juga dengan adu penalti.
Baca juga: Piala Dunia 2026: Pelecehan Lagu Kebangsaan Menimpa Iran
Belanda lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 berstatus juara dari Grup F. De Oranje di fase grup awalnya imbang 2-2 lawan Jepang, kemudian mengalahkan Swedia 5-1 dan Tunisia 3-1.
Sementara Maroko merupakan runner-up dari Grup C. Tim Singa Atlas awalnya imbang 1-1 lawan Brasil, lalu menang atas Skotlandia 1-0 dan Haiti 4-2.
Pada perhelatan Piala Dunia 2026 kali ini, perjalanan Jerman dan Belanda yang merupakan dua raksasa sepak bola eropa dan dunia harus terhenti secara dramatis.***
